Jenis arang yang beredar atau yang sering di pasaran adalah arang yang terbuat dari bahan dasar atau bahan baku organik. Arang memiliki beberapa fungsi yang berguna bagi masyarakat maupun bagi industri. Salah satu fungsi arang bagi masyarakat adalah sebagai bahan bakar atau sumber panas untuk kegiatan membuat makanan atau memasak.

Dua bahan bakar yaitu briket dan arang memiliki perbedaan. Perbedaan yang paling terihat adalah dari bentuknya. Biasanya arang mempunyai atau memiliki bentuk yang tidak beraturan, namun briket memiliki bentuk yang sama, karena dalam proses pembuatan briket melalui proses pencetakan.

Selain dari segi bentuk yang berbeda, perbedaan lainnya dari briket dan arang adalah dari segi pembuatan. Proses pembuatan briket dan arang memiliki perbedaan. Pembuatan briket memiliki proses yang lebih panjang dan lama, jika kita bandingkan dengan proses pembuatan arang.

Pada artikel yang saya tulis ini, kita akan membahas tentang jenis arang yang umum atau sering beredar di pasaran dan banyak digunakan oleh masyarakat. Sebelum itu, kita harus tahu dulu tentang aran. Bagaimana fungsi dan kegunaanya dalam masyarakat dan industri.

 

Pengertian Arang

Arang merupakan bahan padat yang berasal dari proses pembakaran bahan yang mengandung atau memiliki karbon yang tinggi. Penggunaan arang di lingkungan rumah tangga adalah sebagai bahan bakar atau sumber panas untuk kegiatan membuat makanan atau memasak.

Selain penggunaan arang pada lingkungan rumah tangga, lingkungan industri juga menggunakan arang sebagai bahan bakar atau sumber panas kegiatan industri mereka. Salah satu industri yang  menggunakan arang sebagai bahan bakar atau sumber panas adalah industri logam.

Penggunaan briket adalah untuk meleburkan logam. Selain digunakan untuk meleburkan logam, penggunaan arang juga bisa sebagai bahan bakar atau sumber panas untuk proses penempaan logam. Menggunakan arang dalam proses peleburan dan penempaan logam adalah karena arang memiiki harga yang murah dan terjangkau.

 

Jenis Arang

Arang mempunyai beberapa macam jenis. Jenis tersebut memiliki perbedaan menurut bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan arang. Beberapa jenis tersebut memiliki ciri dan karakteristik yang berbeda – beda. Juga fungsi dan kegunaan dari jenis briket tersebut berbeda satu dengan yang lainnya.

Berikut akan kita bahas beberapa jenis arang yang umum atau sering beredar di pasaran. Karakteristik dan juga ciri yang dimiliki oleh arang arang tersebut berbeda. Beberapa jenis arang sangat populer di kalangan masyarakat. Dengan mengetahui tentang perbedaan dari beberapa jenis arang, kia dapat memilih arang yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

1. Arang Batok Kelapa

Yang pertama adalah arang dengan bahan dasar batok kelapa. Arang batok kelapa merupakan bahan bakar yang lumayan populer dalam kalangan masyarakat. Penggunaan arang adalah sebagai sumber panas atau bahan bakar untuk membakar daging atau memanggang sate ayam. Alasan arang ini menjadi pilihan adalah karena memiliki harga yang murah dan terjangkau.

2. Arang Kayu

Kemudian terdapat arang yang terbuat dari bahan baku atau bahan dasar kayu. Penggunaan dari arang kayu lebih jarang daripada arang batok kelapa. Kayu yang digunakan dalam proses pembuatan adalah ada beberapa, salah satunya adalah menggunakan kayu dari pohon mahoni. Alasan arang kayu jarang digunakan adalah karena memiliki harga yang lebih tinggi daripaada arang batok kelapa.

3. Arang Serbuk Kelapa

Selanjutnya adalah arang dari serbuk kayu atau serbuk dari sisa kerajinan bahan kayu. Bahan ini didapatkan dari sisa limbah kerajinan dari bahan kayu. Harga dari arang jenis ini relatif ekonomis dan lebih murah. Permintaan dari arang serbuk kayu adalah memiliki permintaan yang tinggi.

 

Kesimpulan

Arang merupakan salah satu bahan bakar yang cukup populer di kalangan masyarakat. Produk bahan bakar ini memiliki harga yang murah dan mudah untuk mendapatkannya. Arang juga memiliki jenisnya masing – masing. Jenis tersebut memiliki perbedaan dari kadungan dan juga kegunaannya masing – masing.